Viral, Poster Ajakan Pelajar Demo Tolak UU Ciptaker di Banyuwangi

By ADMIN 10 Okt 2020, 00:36:00 WIB Agenda
Viral, Poster Ajakan Pelajar Demo Tolak UU Ciptaker di Banyuwangi

Keterangan Gambar : https://nusadaily.com/regional/viral-poster-ajakan-pelajar-demo-tolak-uu-ciptaker-di-banyuwangi.html


Poster ajakan demonstrasi kepada pelajar Banyuwangi viral di jagat maya. Aksi demonstrasi tersebut rencananya digelar Senin, 12 Oktober 2020 nanti, sebagai bentuk kekecewaan atas disahkan Undang-Undang Cipta Kerja (UU Ciptaker).

Dalam poster tersebut, bertuliskan ‘STM Tolak RUU Cipta Kerja!!!’ pelajar Banyuwangi bergerak Senin 12 Oktober 2020. Rencananya Aksi akan dipusatkan di depan Gedung DPR. Dalam poster tersebut, pelajar diwajibkan menggunakan dresscode hitam serta melaksanakan protokol kesehatan.

BACA JUGA

Di poster tersebut juga terdapat kalimat ‘perjuangan belum selesai! datang dan suarakan! Dan diakhiri dengan kalimat Panggilan Negara!!! #MosiTidakPercaya, BatalkanOmnibusLaw, PelajarBanyuwangiBergerak!!!

Baca Lainnya :

Munculnya poster ajakan demo terhadap kalangan siswa ini mendapat atensi khusus dari aparat Polresta Banyuwangi. Polisi langsung melakukan penyelidikan terhadap ajakan pelajar melakukan aksi demo Omnibus Law.

“Kita masih melakukan penyelidikan siapa yang menyebar poster ajakan itu,” ujar Kapolresta Banyuwangi, Kombes Arman Asmara Syarifudin, Jumat 9 Oktober 2020 dilansir Nusadaily.com.

Tak hanya itu, pihaknya juga melakukan beberapa langkah untuk mengantisipasi adanya keterlibatan anak di bawah umur dalam aksi demonstrasi. Salah satunya dengan melakukan imbauan dan koordinasi dengan beberapa pihak, seperti Dinas Pendidikan Provinsi Jatim Cabang Banyuwangi.

“Termasuk kepada wali murid, agar tidak mengizinkan anaknya pelajar ikut dalam aksi demo penolakan Omnibus Law,” kata Arman.

Menurut Arman, ada larangan anak di bawah umur dalam kegiatan demonstrasi. Hal tersebut mengacu pada pasal 87 UU 23 tahun 2002. Sehingga bagi masyarakat yang mengajak anak di bawah umur akan ditindak sesuai dengan hukum yang berlaku.

“Tentu kita akan melakukan tindakan bagi siapapun yang melibatkan anak di bawah umur, khususnya pelajar dalam aksi unjuk rasa,” pungkasnya. (ozi/wa




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment