Satlantas Bagi Sembako Kepada Masyarakat Yang Terdampak Wabah Covid-19

By ADMIN 19 Jul 2021, 10:56:55 WIB Giat
Satlantas Bagi Sembako Kepada Masyarakat Yang Terdampak Wabah Covid-19

Keterangan Gambar : Kbo Lantas menyerahkan bantuan kepada tukang becak


Banyuwangi - Satuan Lalu Lintas Polresta Banyuwangi membagikan bantuan Sembako kepada masyarakat khususnya para penarik becak di Kabupaten Banyuwangi. Pembagian Sembako ini diberikan kepada masyarakat yang terdampak PPKM Daruat.

Kasat Lantas Polresta Banyuwangi, Kompol  Akhmad Fani  Rakhim melalui Kuarbinopsnal Satlantas Iptu Taufan Akbar mengatakan pembagian Sembako disebar di 5 titik di Kabupaten Banyuwangi, salah satunya di daerah Kelurahan Panderejo, Banyuwangi.

"Kegiatan ini untuk membantu masyarakat khususnya yang terdampak PPKM Darurat seperti pedagang kecil, penarik becak dan pemulung. Tentunya kami sasar ke sektor-sektor itu," kata KBO Lantas Iptu Taufan saat dihubungi wartawan,  Senin, (19/7).

Baca Lainnya :

Lebih lanjut Iptu Taufan menyampaikan bahwa kegiatan tersebut untuk membantu masyarakat dalam menghadapi masa-masa krisis di tengah pandemi COVID-19 ini. Bakti sosial ini adalah wujud dari kepedulian kami atas situasi sulit yang sedang kita hadapi masyarakat terutama para masyarakat kalangan bawah.

“Kebijakan PPKM Darurat berimbas pada masyarakat ekonomi bawah yang mendorong pihaknya melakukan Baksos ini. Menurutnya Baksos ini menjadi salah satu solusi untuk mengatasi dampak ekonomi masyarakat,” terang KBO Lantas.

Iptu Taufan menyampaikan bahwa situasi PPKM Darurat ini hampir mirip dengan situasi ketika Wabah ini datang di negeri ini. Untuk mengantisipasi hal-hal yang bersifat ekonomi dan juga kesehatan, bakti sosial adalah solusi tepat untuk membantu kerja pemerintah dalam penanganan COVID-19 dan juga problem ekonomi yang menyertainya.

“Kami dalam kegiatan Baksos tersebut juga disampaikan himbauan bahwa selama pemberlakuan PPKM Darurat dihimbau untuk mematuhi intruksi Mendagri nomor 19 tahun 2021 dan surat edaran Bupati Banyuwangi yang diantaranya pada waktu tutup pukul 20.00 Wib,  tidak menyediakan pelayanan makan ditempat, menerapkan take away (makanan di bungkus),” terang Iptu Taufan. 

"Rencananya akan terus berlanjut. Iya kita sukarela dari kita apel ada sedikit rejeki kita kumpulkan untuk beli Sembako," pungkasnya. (Dw)




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment