KUNJUNGAN TIM PAMATWIL KORLANTAS POLRI PANTAU PELABUHAN ASDP KETAPANG

By ADMIN 09 Mei 2021, 07:23:31 WIB Giat
KUNJUNGAN TIM PAMATWIL KORLANTAS POLRI PANTAU PELABUHAN ASDP KETAPANG

KETAPANG - Suasana Pelabuhan ASDP Ketapang, Banyuwangi sejak diberlakukannya larangan mudik tampak lengang. Hanya ada sejumlah kendaraan truk logistik yang melintas di Pelabuhan dengan tujuan Pulau Bali maupun sebaliknya.

Sebagai langkah antisipasi penyebaran Covid-19, Tim Hunter Pemburu Covid-19 Polresta Banyuwangi tetap melakukan screening ketat kepada sopir angkutan logistik yang melintas di Pelabuhan. Secara acak, sejumlah sopir di rapid test antigen oleh petugas di Pos Penyekatan.

Tercatat, rapid test yang digelar Jumat hingga Sabtu (08/05/2021) sore ini sudah ada sekitar 100 sopir yang telah menjalani tes cepat Covid-19. Dari ratusan sopir yang diperiksa, seluruhnya dinyatakan negatif Covid-19.

Baca Lainnya :

Namun, jika ditemukan ada sopir yang hasilnya positif, mereka harus menjalani karantina di Gedung Diklat PNS yang ada di Kecamatan Licin, Banyuwangi. 

“Polresta Banyuwangi sendiri telah menyediakan 500 pax rapid tes antigen yang siap digunakan untuk upaya screening bagi sopir yang melintas di pelabuhan selama penyekatan,” kata Kapolresta Banyuwangi, Kombes Pol Arman Asmara Syarifuddin.

Sementara itu, Korlantas Mabes Polri dipimpin Direktur Regident Korlantas Mabes Polri, Brigjen Pol Yusuf melakukan pengecekan langsung di Pos Penyekatan Pelabuhan ASDP Ketapang, Sabtu (08/05/2021) sore. 

Pengecekan penyekatan ini dilakukan dari wilayah perbatasan Jawa Timur dengan Jawa Tengah sampai ke wilayah Banyuwangi yang berbatasan langsung dengan Pulau Bali.

Brigjen Pol Yusuf mengatakan, dari pantauan di Pelabuhan, penyekatan arus mudik dari Bali yang masuk ke wilayah Jawa Timur melalui Banyuwangi sudah difilter dari Pelabuhan Ketapang dengan baik begitu pula sebaliknya. Hasilnya, terpantau situasi di Pelabuhan Ketapang tampak lengang, bahkan cenderung sepi.

Hal ini menandakan jika sosialisasi yang sudah dilaksanakan betul-betul dipatuhi oleh masyarakat, sehingga tidak ada mudik sebagai langkah pencegahan Covid-19.

“Kami dari tim pengamat Korlantas Mabes Polri melakukan pengamatan dari wilayah Solo hingga Banyuwangi, utamanya di wilayah perbatasan,” ujar Jenderal Bintang Satu lulusan Akpol tahun 1993 yang pernah menjabat sebagai Kapolres Banyuwangi tersebut.

“Di perbatasan Banyuwangi dengan Bali ini bisa kita lihat sendiri kondisinya sangat sepi. Ini berarti penyekatan sudah berjalan dan dilaksanakan dengan baik. Di sini benar-benar tidak ada mudik, yang lewat hanya kendaraan logistik,” imbuhnya. 

Seperti diketahui,  selama larangan mudik ini diberlakukan, pihak ASDP tetap menjual tiket untuk penumpang maupun kendaraan pribadi di dalam Pelabuhan. Namun dengan syarat dan ketentuan berlaku. 

Selain kendaraan logistik yang masih diperbolehkan, penumpang yang memiliki kepentingan khusus seperti TNI - Polri yang berdinas, kendaraan Damkar, Ambulans mengantar orang sakit, masyarakat mengantar orang sakit dan masyarakat yang ingin menjenguk keluarganya meninggal dunia tetap diperbolehkan untuk menggunakan jasa pelayaran.(dwa)




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment